Hai gaeesss, lama gak nge-blok. Jadi ngebuat akun baru aja dehh. Saya kuliah di Universitas Lampung angkatan 2014 setelah menyelesaikan sekolah saya di SMA Negeri 1 Kotagajah, saya mengambil jurusan Teknik Geofisika yang masih dalam naungan fakultas teknik di Unila. Yah awalnya sih pengen kuliah di Universitas Brawijaya atau Universitas Sriwijaya, namun takdir berkata lain. Awalnya pengen masuk Fakultas Kedokteran, ikut tes dimana-mana, dari seleksi SNMPTN pun sudah mengambil Kedokteran, karena saya ingin menjadi dokter dan bisa merawat atau mengobati orang-orang yang saya cintai. Saya juga mengikuti ujian mandiri untuk masuk fakultas kedokteran, dan mungkin memang bukan rezeki saya, tetap gak ketrima. Dan akhirnya saya mengikui ujian masuk lokal di Unila dengan mengambil prodi Hubungan Internasional, Ilmu Administrasi Negara, dan Teknik Geofisika. Dan harus disyukuri juga, saya diterima di Teknik Geofisika Universitas Lampung.
Pertama kalinya saya masuk kampus untuk propti atau ospek yang pertama, yaah dalam benak saya memang di teknik itu pasti keras, apalagi saya kan perempuan dan kebanyakan anak teknik adalah laki-laki. Namun teknik terkenal dengan solidaritasnya dan lulusan teknik katanya banyak peluang kerjanya. Hari demi hari propti saya lalui, perasaan saya awalnya takut melihat para senior, yah wajar namanya juga mahasiswa baru. Setelah melalui propti hari pertama, kedua, ketiga, saya mulai mengerti bahwa memang fakultas teknik itu 'keren' lah, disini bener-bener dituntut untuk tegas dan solid, dan teknik itu 'satu keluarga'.
Setelah selesai propti universitas, kemudian dilanjutkan dengan propti jurusan. Jurusan ini istilahnya sudah seperti keluarga, dan sudah pasti kita harus mengikuti aturan keluarga layaknya dirumah. Di jurusan, saya mendapat banyak sekali pengajaran, tidak hanya pelajaran akademik, namun juga diajarkan tentang solidaritas, berfikir kritis, kesopan-santunan dan lain-lain. Setiap jurusan di universitas punya didikan yang berbeda-beda, seperti ITB, UPN, dan lainnya begitu pula dengan teknik geofisika Unila yang disebut kaderisasi. Dimana kita dibentuk dan di didik agar dapat menghasilkan output yang berkualitas dan bisa memajukan organisasi.
Sekarang saya menginjak semester 2, cita-cita saya yang pasti ingin membahagiakan kedua orang tua saya yang telah berjuang mati-matian untuk saya. Saya ingin menjadi seorang geophysicist. Saat ini mencoba untuk menikmati semua proses dan tidak menyesali apa yang saya pilih. Yah, saya ingin mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman. Dan yang pasti harus selalu menjadi orang yang jujur.
Well, tau gak sih teknik geofisika itu apaan?Geofisika adalah ilmu yang mempelajari tentang bumi dengan pendekatan teori-teori fisika. Geofisika yang merupakan bagian dari ilmu kebumian sebenarnya sudah diperkenalkan kepada pelajar SMP dan SMU melalui mata pelajaran geografi. Geofisika berbeda dengan geologi dan juga berbeda dengan geografi, geologi lebih mendalami bumi beserta isinya dengan metoda observasi dan pengamatan langsung sedangkan geografi cangkupannya lebih luas yaitu mengenai bumi beserta lapisan-lapisannya dan kaitannya dengan human dan ilmu sosial. Sedangkan Geofisika lebih khusus mempelajari gejala-gejala kebumian. Ilmu Geofisika sepertinya kurang diminati oleh para pelajar SMU yang mau meneruskan studinya ke jenjang perkuliahan. Hal ini dapat terlihat dari ketidaktahuan masyarakat dalam hal ini pelajar terhadap geofisika. Banyak pelajar yang tidak mengetahui apa itu geofisika. Mereka lebih berminat kepada ilmu-ilmu yang lain seperti MIPA (Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam), Teknik Sipil, Teknik Industri, Teknik Informatika, dan lain-lain. Rasanya jarang sekali pelajar yang menjadikan Teknik Geofisika sebagai pilihan pertama mereka untuk tujuan melanjutkan studi. Hal ini dikarenakan oleh kurangnya ilmu geofisika diterapkan pada sekolah umum dan jarang terekspos ke media massa. Padahal prospek kerja sebagai Geophysicist (sebutan untuk para ahli geofisika) sangatlah cerah. Tidak ada satu orang pun Geophysicist yang sulit mendapatkan pekerjaan di tengah banyaknya pengangguran sarjana. Hal ini dikarenakan sangat dibutuhkannya tenaga geofisika dalam dunia pekerjaan khususnya bidang migas. Apalagi melihat persediaan minyak dunia yang semakin terbatas mengakibatkan geophysicist sangat dibutuhkan untuk mencari sumber minyak baru. Walaupun Lulusan Geophysicist mempunyai IP rendah, ia masih dapat dengan mudah mendapatkan pekerjaan.
Lulusan Teknik Geofisika dapat bekerja di berbagai bidang antara lain adalah :1.Bidang Pemerintahan (Dinas Pertambangan PEMDA, Departemen ESDM, Lemigas, dll)2.Bidang Pertambangan dan Perminyakan (PT. Freeport Indonesia, PT. Chevron Pasific Indonesia, Pertamina, Exxon Mobil, PT. Timah, Schlumberger, PT. Aneka Tambang, dll)3.Bidang Pendidikan dan Penelitian (Dosen, BPPT, LIPI, BMG, BATAN, dll)4.Bidang Lainnya (Perbankan, Bidang Teknologi Informasi dan sebagainya)Semangaatttttt! Salam Geofisika!
Ui din din
BalasHapus